Linux Networking Utilities

Linux memiliki beragam tools yang dapat digunakan untuk mendiagnosa masalah jaringan, berikut ini beberapa perintah yang sering digunakan oleh administrator dalam melakukan troubleshooting jaringan.

ping

Tools yang mungkin sudah banyak orang yang tau. Perintah ping digunakan memeriksa konektivitas pada jaringan dengan cara mengirimkan packet ICMP ke suatu target. Ping dikatakan sukses bila mendapat respon atau balasan dari target yang dikirimkan paket tersebut.

Dengan tools ping dapat diketahui waktu yang diperlukan untuk mendapatkan respon dari server. Semakin kecil nilai ping yang didapat maka semakin bagus kualitas jaringan tersebut. Pada windows ping akan dianggap timeout bila tidak mendapat balasan selama 4 detik.

Ping response
Contoh Hasil Ping

traceroute

Traceroute digunakan untuk mencari tahu rute packet yang dilalui pada jaringan. Dengan traceroute dapat diketahui alamat ip/router yang dilalui sebelum mencapai tujuan. Tools ini dapat digunakan untuk melacak di titik/router mana paket mengalami masalah.

Traceroute response
Contoh Hasil Traceroute

mtr

Mtr merupakan kependekan dari My Traceroute, tools ini menggabungkan fungsi ping dan traceroute sehingga dapat mengetahui kualitas dari setiap hop/router yang dilalui. Dari hasil mtr dapat diketahui di titik mana yang mengalami masalah packet loss / saturasi atau yang koneksinya terhambat.

MTR result
Contoh Hasil MTR

Netstat

Netstat merupakan tools yang umumnya digunakan untuk mengetahui koneksi tcp yang sedang aktif dan mencari tau services/port yang terbuka.

netstat
Netstat menampilkan koneksi tcp

Telnet

Telnet merupakan perintah yang memberikan akses remote login pada komputer. Namun selain untuk keperluan remote, tools ini dapat juga digunakan untuk melalukan tes koneksi pada port tertentu. Anda dapat menggunakan telnet untuk membuka koneksi TCP dan berinteraksi langsung dengan server melalui command line, contohnya menguji koneksi SMTP seperti dibawah ini.

Telnet on SMTP
Telnet untuk Menguji Koneksi SMTP

dig

Dig merupakan DNS Lookup Utility yang dapat digunakan untuk melakukan query ke DNS server. Perintah dig dapat digunakan untuk memastikan konfigurasi DNS pada komputer client bekerja dengan baik dan memastikan DNS server dapat me-resolve query dns yang diberikan.

Dig

nslookup

sama seperti perintah dig, nslookup juga dapat digunakan untuk melakukan query dns

nslookup
Output perintah nslookup

route

Digunakan untuk menampilkan dan memanipulasi routing table

route commands
Contoh routing table

arp

Tools untuk menampilkan tabel ARP (Address Resolution Protocol) atau pemetaan alamat IP ke Mac Address.

arp commands
ARP Result

iptables

merupakan tools untuk melakukan pengaturan terhadap NAT (Network Address Translation) dan rule Packet Filtering pada Linux Firewall. Contoh penggunaan perintah iptables dapat anda baca pada salah satu artikel saya: Konfigurasi Firewall Menggunakan Iptables pada Ubuntu

ifconfig

perintah ifconfig digunakan untuk mengatur ip address pada sebuah network interface dan juga mengkonfigurasi beberapa parameter pada interface tersebut seperti besaran MTU, Mac Address, interface state, dan lainnya.

Kadek Jayak
Seorang Web Developer di Denpasar Bali. Nulis blog hanya sekedar iseng dan berbagi pengalaman.
%d blogger menyukai ini: